Langsung ke konten utama

📣TRAGEDI MUKENA TERBALIK📣

Ikhtiramnya kita dengan Allaah dan insan.
---
Ketika hendak bertemu insan.
Kita segeralah merapikan diri.
Memakai baju yang indah.
Memakai wewangian yang wah maa syaa Allaah harumnya.
---
Tapi ketika kita kita hendak bertemu dengan Allah ?
Memakai mukena yang lusuh.
Tidak memakai wewangian.
Bahkan ada yang sampai memakai mukena terbalik pun tak ada rasa bersalah, malu, menyesal atau apapun itu.
Bilangnya "Gak apa.. Udah shalat juga."
Padahal... Memang tidak batal.
Tapi ikhtiramnya kita pada Allaah bagaimana ?
---
Kalau mau ke walimatul ursy pastilah kita malu jika sadar memakai baju terbalik.
Ketika hendak menemui raja atau presiden *walaupun kita belum tentu dipanggil mereka*, pastilah kita tidak mau terlihat lusuh.
---
Tapi lihatlah..
Ketika hendak menemui Rajanya raja.
Ketika hendak menemui Sang Pencipta.
Apa ada kita langsung berusaha paling indah diantara yang lain ?
---
Itu hubud dunya bukan ?
---
Ucapan Syarifah Ustadzah bint Abu Bakr Al Khird sekaligus pertanyaan beliau. Membuat setiap mata berkaca kaca.
---
😭😭😭😭
Allaah maafkan kami yang begitu lalai. 😭😭❤
---
13 Sya'ban 1439 H
Masjid Agung Palembang
🌸🌸🌸
#Allah #rasulullah #syarifah #sayyid #ahlulbayt #hubbuddunya #habaib #hubabah #majelis #aswaja #adab

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lintasan Pikiran, Tekun Berpikir, Rajin Belajar dan Sadar akan Pengamalan Ilmu

“ Dari zaman nabi Musa as. setiap manusia akan masuk 70 ribu lintasan berupa kata ,  pikiran dan lain lain .” –Ustadzah Firza Elis- Assalamu’alaikum wa rahmatullahi ta’ala wa barakaatuh. Bismillahirrahmaanirrahim Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad Beberapa pekan ini, saya sering sekali memikirkan kalimat tersebut dan berusaha memahaminya. Asyik juga mendalami suatu hal sederhana hingga terbentuklah pohon tinggi menjulang dan banyak cabangnya. Tapi, ah... tidak sebanyak itu pikiran yang saya hasilkan. Teman-teman, seberapa sering kalian memikirkan hal-hal begitu dalam, hingga bisa berbicara sendiri, seperti saya. Ehe. Maksud saya, memikirkan hal-hal sederhana untuk menjadikannya hal istimewa, di mana dia menjadi istimewa karena kita dapat mengambil hikmah dari hal yang sangat sederhana tersebut. Seperti judul tulisan saya kali ini, Lintasan Pikiran, Tekun Berpikir, Rajin Belajar dan Sadar akan Pengamalan Ilmu , ada uneg-uneg piki...

Growth Mindset: Pengalaman Buruk di Masa Lalu sebagai Pupuk Penyubur di Masa Sekarang dan Masa Depan!

Bismillahirrahmanirrahim Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidina Muhammad. Assalamu’alaikum teman teman :D! Zudah lama rasanya saya tidak cerewet di laman blog heuheuheu --- Hidup ga selalu indah! Iya bener, hidup itu hampir setiap detik meliputi hal yang kita sukai atau hal yang tidak kita sukai. Setelah mendapatkan hal yang kita sukai, kemungkinan setelahnya kita mendapati hal yang tidak kita sukai. Atau sebaliknya, setelah mendapatkan hal yang tidak kita sukai, kemungkinan kita mendapatkan hal yang kita sukai. Dua-duanya membuat setiap detik hidup terasa lebih lama atau singkat. Seolah Allah lebih suka kita menderita dibanding kita tersenyum bahagia di dunia. Tapi, apa sih yang mau kita pertahankan di dunia, senyuman itu sementara, begitu juga kesedihan. Allah menciptakan semua makhlukNya bersifat come and go . Bukan untuk bertahan, menetap, apalagi kekal. Impossible . Keduanya sebenarnya menjadi sama sifatnya, menjadi sama rasanya, ketika kita ...

Hagia Sophia, Kebijaksanaan Suci yang Dijaga

Beliau turun dari kuda tunggangannya, lalu bersujud menghadap kiblat. Beliau juga menaburkan tanah ke atas kepalanya. Itulah perlambang kerendahan hati seorang hamba atas Kemahakuasaan Allah Ta'ala.  —  Dalam buku Hagia Sophia: A History Assalamualaikum temen temen! Sudah dua bulan saya tidak nulis. Ada banyak kegiatan, sebenarnya satu, tapi untuk menyelesaikannya perlu beberapa kegiatan. Hari ini kita bahas Hagia Sophia sedikit yuk! Selamat membaca 😉😉😉 Siapa yang tidak tahu Hagia Sophia? Kebijaksanaan Suci yang pada tanggal 24 Juli lalu telah disahkan oleh Presiden Turki—Reccep Tayyip Erdogan—sebagai masjid, kembali. Yup! Bangunan peninggalan budaya Romawi Timur yang juga sekaligus menjadi ikon dari kebudayaan Romawi Timur (Byzantium) tersebut, memang sudah mengalami beberapa kali perubahan status, kalau saya tidak salah ada empat kali perubahan, yakni: Gereja➡️masjid➡️museum➡️dan akhirnya masjid lagi hingga hari ini. Mengapa begitu banyak terjadi perubahan? Te...