Langsung ke konten utama

📣TRAGEDI TAHIYYAT AKHIR📣

📣 Kalau shaf saat shalat sangat rapat. Itu sering sekali atau mungkin hampir mendekati selalu, saat tahiyyat akhir banyak 'korban' kaki yang terduduk oleh jama'ah sebelahnya.
---
🍃Kalian harus tau ya. Duduk tahiyyat akhir itu yang biasa kita lakukan adalah sunnah.
Jangan melaksanakan sunnah, tapi kalian menyakiti saudara muslim kalian.
---
🍃Menyakiti saudara muslim sama dengan memecahkan 1 persatu batu di Baitillah. Satu persatu.. Bukan sekaligus.
---
🍃Kalian duduk biasa (bersimpuh) itu gak apa... Sah shalat kalian. Jangan kalian melakukan sunnah, tapi melakukan hal yang haram. Ya dosa jadinya.
---
🍃As Syarifah Ustadzah bint Abi Bakr Al Khirid🍃
---
Masjid Agung Palembang
13 Sya'ban 1439H
---
Ustadzah bikin sadar kalau semua murid dihadapan beliau ialah Faqr 'ilm 😢😢
---
اللهم صل على سيدنا محمد النبي الأمي وعلى آله و صحبه و سلم عدد ما علمت و
زنة ما علمت و ملء ما علمت
---
#Allah #rasulullah #syarifah #sayyid #ahlulbayt #sunnah #ukhuwahislamiyah #muslim #habaib #hubabah #majelis #aswaja #adab

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lintasan Pikiran, Tekun Berpikir, Rajin Belajar dan Sadar akan Pengamalan Ilmu

“ Dari zaman nabi Musa as. setiap manusia akan masuk 70 ribu lintasan berupa kata ,  pikiran dan lain lain .” –Ustadzah Firza Elis- Assalamu’alaikum wa rahmatullahi ta’ala wa barakaatuh. Bismillahirrahmaanirrahim Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad Beberapa pekan ini, saya sering sekali memikirkan kalimat tersebut dan berusaha memahaminya. Asyik juga mendalami suatu hal sederhana hingga terbentuklah pohon tinggi menjulang dan banyak cabangnya. Tapi, ah... tidak sebanyak itu pikiran yang saya hasilkan. Teman-teman, seberapa sering kalian memikirkan hal-hal begitu dalam, hingga bisa berbicara sendiri, seperti saya. Ehe. Maksud saya, memikirkan hal-hal sederhana untuk menjadikannya hal istimewa, di mana dia menjadi istimewa karena kita dapat mengambil hikmah dari hal yang sangat sederhana tersebut. Seperti judul tulisan saya kali ini, Lintasan Pikiran, Tekun Berpikir, Rajin Belajar dan Sadar akan Pengamalan Ilmu , ada uneg-uneg piki...

Meniru Konsistensi Matahari dan Bulan

Terinspirasi dari tayangan status aplikasi What’s App guru saya, tentang kutipan terjemahan dari salah satu ayat Alquran, sebagai berikut: “ Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya ”. Kemudian, guru saya berkata dalam tulisan beliau: Matahari dan bulan adalah makhluk Allah yang istiqomah, selain itu selalu beredar sesuai dengan aturan Allah, bahkan gerhana yang akan terjadi 50 tahun lagi pun dapat diketahui perhitungannya. — Ustadzah Firza Elis Bismillahirrahmaanirrahiim Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad. Assalamu’alaikum wa rahmtullahi ta’ala wa barakaatuh sahabat! Cukup lama tidak berceloteh ria atau berbagi isi kepala yang menyerang akal dan hati saya berkali-kali hingga tidak dapat disampaikan dengan lisan. Hari ini berbicara tentang Konsistensi Matahari dan Bulan. Mengapa menarik untuk ditulis atau disampaikan? Sangat menarik bagi sa...

Mode Curhat: Kita Adalah Apa Yang Kita Benci, Harapan Adalah Apa Yang Kita Sukai

Bismillahirrahmanirrahim Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad Assalamu’alaikum teman teman! Kalian tahu? Saat seperti apa yang bisa membuat hatiku sesak sekaligus bahagia tak ketara? Ketika aku menyadari bahwa aku membenci suatu hal, namun dalam satu raga ini, ada jiwa(ku) yang lain mengatakan padaku tentang kebenaran, bahwa hal yang kubenci itu ada pada diriku sendiri. Ada lagi, ketika aku merasa tidak aman atau bahagia dengan kelebihan orang lain sekaligus sesak terburu buru ingin mencapai hal tersebut, kelebihan mereka adalah harapan yang ingin aku wujudkan pada diriku sendiri. Dua jiwaku saling berbagi dalam satu raga. “Hei! Lihat! Ailsa sedang bercermin! Cepat cepat! Tegur dia! Jangan sampai rusak hatinya!” sedikit cuplikan dari bisikan kedua jiwaku yang terkadang menertawakanku atau memberiku ‘puk-puk’ sayang ketika jatuh atau merasa jatuh, yang memberi pengertian saat air mata tak tertahan. Yap! Saya mau bilang, bahwa makhluk lain, orang l...